Centrifuge Laboratorium: Jenis, RPM vs RCF & Panduan Memilih 2026
Panduan lengkap memilih centrifuge laboratorium — perbedaan microcentrifuge, refrigerated centrifuge, dan high-speed centrifuge, cara menghitung RCF dari RPM, dan rekomendasi per tipe laboratorium.

Centrifuge (sentrifuge) adalah instrumen laboratorium yang menggunakan gaya sentrifugal untuk memisahkan komponen campuran berdasarkan berat jenisnya. Dari memisahkan plasma darah hingga mengendapkan endapan kimia — centrifuge ada di hampir setiap laboratorium modern.
Namun memilih centrifuge yang salah bisa berarti hasil yang tidak optimal, bahkan kerusakan sampel berharga. Artikel ini membahas jenis-jenis centrifuge, cara membaca spesifikasi RPM dan RCF, serta panduan memilih yang tepat untuk kebutuhan lab Anda.
Jenis Centrifuge Laboratorium
1. Microcentrifuge (Mini Centrifuge)
- Kapasitas: Tabung microcentrifuge 1,5 mL dan 2 mL
- Kecepatan: 6.000–15.000 RPM (hingga 21.000 × g)
- Penggunaan: Molekular biologi, PCR prep, presipitasi protein, spin column DNA/RNA
- Ukuran: Compact, bisa di meja lab biasa
- Cocok untuk: Lab biologi molekuler, farmasi riset, universitas
2. General Purpose Centrifuge
- Kapasitas: Tabung 15 mL, 50 mL, dan berbagai ukuran
- Kecepatan: 3.000–6.000 RPM (hingga 5.000 × g)
- Penggunaan: Pemisahan sel darah, pengendapan bakteri, separasi urin
- Cocok untuk: Laboratorium klinik, rumah sakit, QC umum
3. Refrigerated Centrifuge
- Kapasitas: Bervariasi (tabung kecil hingga 500 mL)
- Kecepatan: Hingga 25.000 RPM
- Suhu: Bisa diatur dari -20°C hingga +40°C
- Penggunaan: Sampel yang sensitif suhu — enzim, protein, sel hidup, plasmid
- Cocok untuk: Lab biokimia, farmasi, riset sel
4. High-Speed & Ultracentrifuge
- Kecepatan: 25.000–100.000+ RPM
- Gaya sentrifugal: Hingga 800.000 × g
- Penggunaan: Fraksinasi subseluler, pemurnian virus, isolasi lipoprotein
- Cocok untuk: Lembaga riset lanjutan, BRIN, universitas dengan program biokimia
RPM vs RCF: Perbedaan yang Wajib Dipahami
Ini adalah sumber kebingungan paling umum di antara pengguna centrifuge.
| Satuan | Singkatan | Arti | |---|---|---| | RPM | Revolutions Per Minute | Kecepatan rotasi rotor (putaran per menit) | | RCF / × g | Relative Centrifugal Force | Gaya sentrifugal aktual yang bekerja pada sampel |
Mengapa penting? Protokol laboratorium (metode standar, paper ilmiah) umumnya mencantumkan kecepatan dalam × g (RCF), bukan RPM — karena gaya yang efektif bergantung pada jari-jari rotor, bukan hanya kecepatan putar.
Rumus Konversi RPM ↔ RCF
RCF (x g) = 1,118 x 10⁻⁵ x r x n²
Di mana:
- r = radius rotor (dalam mm), dari pusat rotor ke dasar tabung
- n = kecepatan dalam RPM
Contoh: Rotor dengan radius 75 mm pada 5.000 RPM → RCF = 1,118 × 10⁻⁵ × 75 × 5.000² = 2.093 × g
Tips praktis: Hampir semua centrifuge modern memiliki fitur konversi RPM ↔ RCF otomatis di panel kontrolnya. Masukkan nilai × g dari protokol, dan mesin akan menyesuaikan RPM berdasarkan rotor yang terpasang.
4 Faktor Kunci Memilih Centrifuge
1. Kecepatan Maksimum (RPM/RCF)
Sesuaikan dengan protokol yang paling sering Anda gunakan:
- Pemisahan sel darah: 1.500–2.000 × g cukup
- Bakteri: 6.000–10.000 × g
- Spin column DNA/RNA: 10.000–14.000 × g
- Presipitasi protein: 15.000–21.000 × g
2. Kapasitas dan Kompatibilitas Rotor
Periksa ukuran tabung yang didukung:
- Tabung 1,5/2 mL (microcentrifuge)
- Tabung konkal 15 mL dan 50 mL (Falcon tube)
- Botol besar 250–500 mL (refrigerated centrifuge)
Banyak centrifuge menawarkan rotor yang bisa diganti (interchangeable rotor) — pertimbangkan fleksibilitas ini untuk lab yang mengerjakan berbagai jenis sampel.
3. Kontrol Suhu
Jika Anda bekerja dengan:
- Enzim, kultur sel, atau sampel protein → pilih refrigerated centrifuge
- Sampel rutin (urin, sedimen, pemisahan serum) → centrifuge suhu ruang sudah cukup
4. Tingkat Kebisingan dan Keselamatan
Centrifuge modern dilengkapi:
- Imbalance detection: Otomatis berhenti jika rotor tidak seimbang (mencegah rotor lepas)
- Lid lock: Penutup tidak bisa dibuka saat rotor masih berputar
- Motor brushless: Lebih senyap, tidak menghasilkan percikan, tahan lebih lama
Panduan Keselamatan yang Wajib Diikuti
- Selalu imbangkan tabung: Tempatkan tabung secara simetris dengan bobot yang setara. Tabung tunggal yang tidak diseimbangkan dapat merusak rotor dan bantalan.
- Jangan buka tutup saat berputar: Meskipun ada lock, kebiasaan ini berbahaya.
- Periksa rotor sebelum digunakan: Rotor yang retak atau berkarat harus segera diganti — rotor yang pecah saat berputar cepat adalah insiden serius.
- Gunakan tabung yang sesuai: Jangan gunakan tabung plastik biasa pada kecepatan tinggi — gunakan tabung khusus centrifuge yang tertera batas kecepatannya.
- Centrifuge material infeksius: Gunakan rotor berpenutup (sealed rotor) atau biosafety centrifuge cup untuk sampel berpotensi aerosol.
Rekomendasi per Tipe Laboratorium
Laboratorium Klinik & Rumah Sakit
General purpose centrifuge dengan kapasitas tabung 15–50 mL, kecepatan 3.000–5.000 RPM. Prioritaskan kemudahan operasi, timer otomatis, dan kemudahan pembersihan.
Laboratorium Biologi Molekuler & Universitas
Paket ideal: microcentrifuge (untuk spin column dan reaksi PCR) + refrigerated centrifuge (untuk pemurnian protein dan sampel sensitif suhu).
Laboratorium QC Industri (Makanan, Farmasi, Kimia)
General purpose centrifuge dengan berbagai adaptor rotor untuk tabung yang digunakan dalam metode pengujian standar (SNI, AOAC).
Laboratorium Lingkungan & PDAM
Centrifuge untuk pengendapan padatan tersuspensi dari sampel air — general purpose dengan kapasitas botol besar, mudah dibersihkan.
Kesalahan Umum yang Wajib Dihindari
- Menggunakan RPM dari protokol tanpa konversi: Protokol mencantumkan × g — harus dikonversi ke RPM sesuai rotor yang dipakai.
- Centrifuge dengan tabung tidak penuh: Tabung yang setengah isi mudah kolaps pada kecepatan tinggi — isi dengan cairan yang setara jika volume sampel kurang.
- Mengabaikan rotor yang berkarat: Korosi melemahkan struktur rotor secara signifikan.
- Menempatkan centrifuge di atas permukaan tidak stabil: Getaran dapat mempercepat keausan bantalan dan meningkatkan risiko imbalance.
Kesimpulan
Centrifuge yang tepat ditentukan oleh tiga hal utama: kecepatan yang dibutuhkan protokol, ukuran/jenis sampel, dan sensitivitas sampel terhadap suhu. Jangan membeli centrifuge berdasarkan harga saja — centrifuge yang salah bisa merusak sampel berharga atau memberikan hasil yang tidak reproducible.
Tim AndisLab siap membantu Anda memilih centrifuge yang sesuai kebutuhan laboratorium — dari microcentrifuge hingga refrigerated high-speed, tersedia untuk pengadaan B2B, e-Katalog pemerintah, dan proyek swasta di seluruh Indonesia.
Lihat Juga
- →Cek Semua Centrifuge di KatalogMicrocentrifuge, refrigerated centrifuge, dan general purpose centrifuge — harga live
- →Distributor Daihan Labtech IndonesiaInkubator, autoclave, oven, dan water bath Daihan — ready stock, harga di bawah e-Katalog
- →Lihat Semua Alat Laboratorium1.000+ produk lab dari distributor resmi — penawaran 1 hari kerja
Butuh Konsultasi Spesifikasi Alat Lab?
Konsultasikan kebutuhan teknis, negosiasi harga, atau minta surat penawaran resmi (RFQ) untuk produk yang dibahas dalam artikel ini.